Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
ReviewReviewReviewReviewReviewMay 19, '06 2:24 AM
for everyone
Category:Other
Tjokroaminoto adalah anak kedua dari 12 bersaudara. Ayahnya bernama R.M. Tjokroamiseno, salah seorang pejabat pemerintahan pada saat itu. Kakeknya, R.M. Adipati Tjokronegoro, pernah juga menjabat sebagai bupati Ponorogo.

H.U.S Cokroaminoto, dilahirkan didesa Bakur, daerah Madiun pada tanggal, 20 Mei 1883. Tepat pada waktu Gunung Krakatau meletus. Tamat sekolah rendah ia meneruskan pelajarannya ke OSVIA Magelang, tamat pada tahun 1902 dan menjadi juru tulis sampai 1095. Antara tahun 1907 – 1910 bekerja pada Firma Coy & CO di Surabaya, disamping meneruskan pada Burgelijek Avondschool bagian mesin. Bekerja sebagai masinis pembantu, kemudian ditempatkan dibagian kimia pada pabrik gula di kota tersebut ( 1911 – 1912 ) dengan lahirnya serikat Islam pada tahun 1912, mulailah Cokroaminoto membuat cariere. Rencananya Serikat Dagang Islam H Samanhudi, didirikan pada tahun 1909 dan hanya terbatas dalam lapangan perdagangan, setelah dilebur menjadi S.I diperluas dengan politik, ekonomi, Sosila dan Agama.

Dalam konggres selama 1913 – 1916 tampaklah kemana S.I dibawa Cokroaminoto, dalam kongres Surabaya 1913 ia dipilih sebagai ketua Pedoman Besar, meskipun pada waktu itu belum ada organisasi pusatnya. Dalam kongres Bandung dinyatakan, bahwa untuk mencapai kemerdekaan ditempuh jalan revolusi, sementara kemudian dalam Kongres Batavia keluar dengan keputusan yang lebih tegas, jalan parlemen atau revolusioner. Sifat nasional-islam-revolusioner itu, lebih jelas lagi tampak, waktu Central Sarikat Islam 1916 menyatakan akan berjuang melawan kapitalisme, sebagai yang pada program perjuangan kongres nasional 1817.

Dengan adanya Volksraad, terbentuk politik Comite guna penyusunan calon-calon. Cokroaminoto menjadi anggota angkatan pemerintah, sementara Abdul Muis dipilih. Dalam Kongres Yogyakarta tahun 1921, terang-terangan S.I pecah dua, pihak Cokroaminoto dengan semi-nasional dan sosialis dan pihak Semaun , 100% revolusioner, yang sejak beberapa waktu beberapa waktu dengan cara celvorming memasuki S.I.

Dalam tahun 1922 keinginannya menjadi kebenaran dengandiadakannya kongres Al Islam Hindia. Dalam tahun 1924 S.I, direorganisasi dan menjadi Partai Serikat Islam Indonesia ( PSII ). Sebagai pemimpin lebih kuat H.A Salim tampil kemuka dari Cokroaminoto. Dalam tahun 1926 ia dan K.H.M Mansur diutus oleh kongres Al-Islam V ke kongres Alam Islami di Mekkah, Pada waktu inilah ia menunaikan rukun yang kelima. Dalam tahun 1933 timbul perpecahan yang kedua, Dr Sukiman dan Suryopranoto dirojeer dan mendirikan Partai Islam Indonesia ( PARII ). Kemudian disusul pula dengan perpecahan dengan kartosuwiryo dan akhirnya dengan H.A Salim yang mendirikan Penyadar pada tanggal, 17 Desember 1934, ia meninggal di Yogyakarta.

Sebagai salah satu pelopor pergerakan nasional, beliau mempunyai 3 murid yang yang selanjutnya memberikan warna bagi sejarah pergerakan Indonesia, yaitu Semaun yang sosialis, Soekarno yang nasionalis, dan Kartosuwiryo yang agamis.

Pada bulan Mei 1912, Tjokroaminoto bergabung dengan organisasi Sarekat Islam.

Beliau dimakamkan di TMP Pekuncen, Yogyakarta.


ajidedim wrote on Jan 20, '08
assalamu'alaikum wr.wb.
salam kenal mbak
bagus tulisannya mengenai HOS Tjokroaminoto. kalo berkenan, apakah bisa tulisan mengenai pak tjokroaminoto ini dipublish juga di blog http://tjokroaminoto.wordpress.com ?
terima kasih...
aji dedi mulawarman
http://ajidedim.wordpress.com
sudarjanto wrote on Jul 31, '08
gambare gambar Bung Karno?
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
0 out of 5 stars